Percakapan tentang Loro Jonggrang

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someone

Winoto: Kelihatannya Anda sudah amat lelah. Marilah kita beristirahat.

A Southern: Di mana? Kalau ada, di tempat yang teduh ya. Di bawah pohon lebih baik supaya kita dapat terlindung dari panas matahari dan mendapat hawa yang segar.

Winoto: Tadi saya sudah memesan nasi dan ayam panggang. Rumah makan yang ada di sudut jalan itu terkenal dengan ayam panggangnya.

A Southern: Sambil menunggu makanan, silakan bercerita tentang Loro Jonggrang.

Winoto: Pada zaman dahulu, di Prambanan, ada seorang raja yang bernama Raja Baka. Dia mempunyai seorang putri yang cantik sekali, namanya Loro Jonggrang.

A Southern: Artinya si Gadis Langsing atau si Gadis manis. Tetapi, bagaimana cerita selanjutnya?

Winoto: Ada seorang pemuda sakti bernama Raden Bandung. Dia ingin mengawini Loro Jonggrang. Raja Baka tidak suka putrinya kawin dengan pemuda ini. Terjadilah perang antara Raja Baka dan Raden Bandung.

A Southern: Siapa yang menang?

Winoto: Raja Baka dapat dibunuh oleh Raden Bandung. Loro Jonggrang tidak mau kawin dengan orang yang membunuh ayahnya. Dia mau kawin dengan syarat …

A Southern: Saya tahu cerita semacam ini.

Winoto: Syarat yang diajukan oleh Loro Jonggrang adalah dalam satu malam, Raden Bandung harus dapat membuat seribu candi.

A Southern: Seribu candi dalam satu malam? Bagaimana mungkin?

Winoto: Hampir saja Raden Bandung berhasil membuat seribu candi, karena dibantu oleh jin- jin. Tetapi Loro Jonggrang mendapat akal. Dia menyuruh gadis-gadis di desa menumbuk padi dan membuat api di sebelah timur.

A Southern: Untuk apa?

Winoto: Karena mendengar suara orang menumbuk padi dan melihat cahaya merah di sebelah timur, jin-jin mengira bahwa hari sudah siang. Mereka lalu berhenti bekerja dan pergi. Raden Bandung gagal membuat seribu candi, hanya kurang satu saja.

A Southern: Ah, sayang ya … hanya kurang satu.

Winoto: Karena marahnya, Raden Bandung mengutuk Loro Jonggrang menjadi batu. Kerena seolah-olah arca Loro Jonggrang tersenyum mengejek, maka hidungnya dipotong oleh Raden Bandung.

A Southern: Bagaimana akhir ceritanya?

Winoto: Masih ada lagi kutukan Raden Bandung. Karena gadis-gadis membantu Loro Jonggrang, mereka dikutuk tidak akan kawin sebelum mereka menjadi perawan tua.

A Southern: Oh, kasihan gadis-gadis itu. Cerita itu hampir sama dengan cerita Sangkuriang.

Winoto: Benar. Masih ada cerita-cerita lain yang semacam ini. Di Jawa Timur misalnya, cerita asal-usul Gungung Batok.

Jawablah!

Apakah yang Anda ketahui tentang:

  1. Raja Baka?
  2. Seorang pemuda sakti?
  3. Orang yang membunuh ayahnya?
  4. Seribu candi?
  5. Menumbuk padi dan membuat api?
  6. Berhenti bekerja dan pergi?
  7. Hidungnya dipotong oleh Raden Bandung?
  8. Sebelum mereka menjadi perawan tua?

(Kutipan langsung dengan beberapa perubahan dari buku ‘Dari Barat sampai ke Timur’ oleh Soewito Santoso dan Soemarjono)

Kosa Kata:

Kelihatannya = It seems

lelah = tired

teduh = shaded

terlindung = protected

panas matahari = sun heat

hawa = air

segar = fresh

memesan = to order

ayam panggang = roasted chicken

terkenal = famous

sambil = while

menunggu = to wait

raja = king

cantik = pretty

langsing = slim

manis = sweet

mengawini = to marry

pemuda = young man

perang = war

menang = win

membunuh = to kill

tahu = to know

seribu = one thousand

candi = temple

mungkin = possible

berhasil = successful

menumbuk = to pound

padi = rice

api =fire

timur = east

mendengar = to listen

suara = voice/sound

melihat = to see

mengira = to think

mengutuk = to curse

tersenyum = smile

mengejek = to tease

perawan = girl

semacam = alike