Memelihara Anggrek di Australia

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someone

Cymbidum

Tahun-tahun pertama saya tinggal di Melbourne, saya sangat kagum dengan anggrek-anggrek yang pada waktu-waktu tertentu setiap tahunnya dijual di mal-mal (biasanya dijejerkan di tengah-tengah mal bukan di toko). Saya kagum karena bunganya besar-besar, hampir sebesar bunga anggrek Catteleya yang merupakan anggrek mahal di Indonesia.

Herannya, semuanya berbentuk yang hampir sama, hanya warnanya yang berbeda kalau dibandingkan dengan anggrek-anggrek yang banyak diperjualbelikan di Indonesia; yang cukup beraneka-ragam dari jenis anggrek bulan, anggrek dendrobium sampai ke anggrek kantong.

Anggrek-anggrek di Australia biasanya adalah jenis Cymbidium (Cym) Konon, anggrek ini berasal dari Cina dan terdapat hampir 50 jenis tetapi hanya persilangannya saja yang diperjualbelikan.

Tidak seperti bertanam anggrek di Indonesia, ternyata anggrek Cym cukup mudah merawatnya. Seperti anggrek pada umumnya, memang harganya cukup mahal. Tetapi sungguh anggrek Cym ini menarik hati banyak orang karena waktu berbunganya yang jatuh pada peralihan musim dingin ke musim semi yaitu ketika bunga-bunga lainnya seperti mawar masih sedang tidur. Ya, anggrek Cym yang berbunga pada musim yang masih dingin ini dapat membuat hati yang sendu menjadi ceria. Saya setuju bahwa bunga anggrek memang indah dan romantis seperti yang disebut-sebut sebagai simbol dari cinta, kemewahan, kecantikan dan kekuatan.

Ternyata memelihara anggrek Cym tidaklah pula sulit. Pada musim panas, anggrek Cym perlu dipindahkan ke tempat yang terlindung, misal di bawah pohon yang besar. Pertandanya adalah daunnya. Kalau daunnya menjadi kuning, berarti kebanyakan sinar matahari dan kalau daunnya terlalu hijau (hijau tua), berarti kurang sinar matahari. Hal lain yang penting adalah medianya yang tidak boleh dari tanah dan kompos untuk tanaman pot biasa karena akan terlalu basah. Media yang bagus adalah serpihan kulit kayu atau kayu. Juga penyiramannya harus diperhatikan agar jangan terlalu becek dan tidak boleh terlalu lama tidak disiram. Sama seperti tanaman pot lainnya, anggrek juga perlu pupuk dan penggantian pot sekali dalam dua atau tiga tahun.